Dinas Transnakerin bekali Warga Luwu Timur Training Keterampilan dan Kewirausahaan

 

Pelatihan keterampilan ini dilaksanakan oleh Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Luwu Timur bekerjasama  dengan Komisi IX DPR RI, drg. Hj. Andi Fuziah Pujiwatie Hatta – Anggota DPR RI, yang berlangsung di Gedung Wanita Simpurusiang Malili, Rabu (25/10/2017).

Memasuki musim Haji tahun 2018, sebanyak 160 Jamaah Calon Haji (JCH) di Kabupaten Luwu Timur mengikuti Manasik Haji yang digelar di Aula Kantor Wilayah Departemen Agama (Kanwil Depag) Kabupaten Luwu Timur, di Desa Puncak Indah, Malili, Sabtu (23/06/2018). Ke 160 JCH Luwu Timur tersebut, akan mendapat bimbingan dan latihan agar memahami ketentuan yang di syariatkan pada ibadah Haji agar dapat menjadi Haji yang Mabrur.

Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler yang membuka secara resmi Bimbingan Manasik Haji tersebut, menegaskan agar Jamaah Calon Haji Luwu Timur mendapat pelayanan maksimal. "Saya instruksikan agar jamaah Haji kita diberikan pelayanan terbaik, saya tidak ingin kekurangan pelayanan kita yg terjadi pada tahun-tahun sebelumnya terulang," katanya saat mengawali sambutan.

Saat membuka pelatihan, Sekertaris Daerah, H. Bahri Suli mengatakan sebagai bentuk komitmen Pemerintah melalui kegiatan- kegiatan yang di lakukan kepada masyarakat dengan memberikan pelatihan, peralatan dan pembinaan. Pemerintah hanya bisa berharap, mendorong dan mendampingi, namun yang paling penting, niat dan komitmen dari  para peserta agar mau merubah nasib, dan merubah hidup menjadi lebih baik sesuai kemampuan yang dimiliki.

“Ikuti pelatihan ini dengan serius, saya yakin jika dilaksanakan dengan baik dan tulus pasti akan ada hasilnya.  Jangan selalu berharap mendapat bantuan dari Pemerintah, harus mempunyai tekad untuk bisa mandiri,” terang Bahri Suli.

Di zaman yang serba canggih saat ini, diperlukan manusia yang memiliki nilai lebih dibanding yang lain. Tanpa keterampilan, seseorang akan sulit berkembang, dan diibaratkan seseorang yang hanya melakukan sesuatu untuk sekadar hidup, tanpa nilai lebih,” jelasnya.

Panitia Penyelenggara, Haerul Saleh mengatakan tujuan kegiatan ini untuk membentuk dan mendorong kelompok kelompok usaha rentan dari golongan masyarakat menengah kebawah agar dapat memiliki keterampilan dan kemandirian sebagai wirausaha dalam mengembangkan usahanya, sehingga produk-produk yang bersumber dari potensi lokal setempat dapat dikelola secara optimal dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama para kelompok usaha dari golongan rentan.

Haerul Saleh juga melaporkan bahwa Para Wirausaha dari Kelompok rentan menengah kebawah yang berada di 7 Kecamatan yaitu Desa Wonorejo Mangkutana sebanyak 20 Orang, Desa Kalaena Kiri Kec Kalaena 20 Orang, Desa Wewangriu Malili 20 Orang, Desa Balambano Wasuponda 20 Orang, Desa Sorowako Nuha 20 Orang, Desa Lera Wotu 20 Orang dan Kecamatan Malili 20 Orang. Jumlah 140 Orang ini merupakan hasil seleksi yang telah melalui proses sebagaimana yang telah menjadi persyaratan dalam mengikuti pelatihan ini,” jelas Haerul Saleh.

Pelatihan ini dihadiri Kepala Dinas Transmigrasi Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Luwu Timur, Firnandus Ali, Tenaga Ahli, Ilham Alkadry, Sekretaris Dinas Transmigrasi Tenaga Kerja dan Perindustrian, Amiruddin Rumae beserta jajarannya.

(Hendra-IL/hms/kominfo)

Kontak Kami

  This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  0474 321005
  Jl. Soekarno Hatta Puncak Indah, Malili

Kunjungi Sosial Media